Selasa, 12 Mei 2015



Sistem Pemungutan Pajak di Indonesia terdiri dari:

Official Assesment System
Adalah suatu sistem pemungutan pajak yang memberi wewenang kepada pemerintah (fiskus) untuk menentukan besarnya pajak yang terutang oleh wajib pajak.
Ciri-cirinya:
1.       Wewenang untuk menentukan besarnya pajak terutang ada pada fiskus
2.       Wajib pajak bersifat pasif
3.       Utang pajak timbul setelah dikeluarkan surat ketetapan pajak oleh fiskus.
Self Assesment System
Adalah suatu sistem pemungutan pajak yang member wewenang kepada wajib pajak untuk menentukan sendiri besarnya pajak yang terutang.
Ciri-cirinya:
1.       Wewenang untuk menentukan besarnya pajak terutang ada pada wajib pajak sendiri,
2.       Wajib pajak aktif mulai dari menghitung, menyetor dan melaporkan sendiri pajak yang terutang,
3.       Fiskus tidak ikut campur dan hanya mengawasi.
With Holding System
Adalah suatu sistem pemungutan pajak yang member wewenang kepada pihak ketiga (bukan fiskus dan bukan wajib pajak) untuk menentukan besarnya utang pajak.
Ciri-cirinya:
Wewenang menentukan besarnya pajak yang terutang ada pada pihak ketiga yaitu selain fiskus dan selain wajib pajak

0 komentar:

Posting Komentar

Buku

Buku
Tanggungjawab Sosial Perbankan Syariah
Diberdayakan oleh Blogger.

Top Menu(DO NOT EDIT HERE!)

Social Icons

Video

Flag Counter

Followers

Featured Posts

Translate

Ordered List

Ergi Collection

Ergi Collection

Popular Posts

Our Facebook Page